Summer Shirt: Penuh Motif dan Warna

Summer shirt atau kemeja musim panas nampak mulai mendominasi penjualan di toko retail, dan pastinya trend. Sejak era gaya maksimalis, dengan permainan warna dan motif tanpa ampun yang dimulai oleh Balenciaga dan Gucci sejak beberapa musim lalu, tempat untuk penggemar gaya serba monokrom memang terlihat makin kecil. Terlebih di era Instagram dan street style, semua warna kontras sangat disukai. Baik oleh kamera, mau pun mata yang melihat.

Back to summer shirt! beberapa tahun lalu, gaya kemeja Hawai paling mendominasi. Kali ini summer shirt mulai berkembang. Motif-motif yang identik dengan musim panas seperti daun-daun buah, grafis lainnya menghiasi kemeja-kemeja musim panas yang juga jadi favorit di festival-festival musik tengah tahun. Warna bertemu dengan motif menghasilkan nuansa yang berani, ekspresif, dan ceria. Semua yang memang identik dengan musim panas itu sendiri.

Tak berani pakai motif? ada pilihan kemeja garis-garis vertikal sebagai alternatifnya. Yang berbanding terbalik dengan kemeja bertabur motif justru kadang hanya terdiri dari satu atau dua warna. Misal, warna dasar merah dengan motif garis putih. Atau garis-garis putih dan coklat yang juga masih bernuansa tropis. Dari brand premium seperti Gucci sampai fast fashion seperti Pull and Bear bergabung dengan trend ini, dan merilis versi mereka masing-masing. Tentu saja.

Dan melihat banyaknya kemeja ini muncul dikenakan para pengunjung fashion week, terutama laki-laki, cukup menjawab bahwa kemeja yang norak bagi sebagian mata ini pas dipakai menonton fashion show.

Image cover: Vogue

 

A post shared by Streetwear (@smartstreetwear) on

A post shared by Streetwear (@smartstreetwear) on

A post shared by Streetwear (@smartstreetwear) on

A post shared by Pull&Bear (@pullandbear) on

Comments

comments