Panduan Mudah Nikmati Champagne di Akhir Pekan

Oke, mungkin bukan cuma segelas. Bergelas-gelas hingga satu atau dua botol di atas meja kosong. Dengan syarat, semua orang pulang ke rumah masing-masing tidak mengemudikan kendaraannya sendiri.

Menikmati champagne tidak sama dengan menikmati minuman beralkohol lainnya. Beberapa ahli yang kami temui bahkan tidak menjawab secara spesifik mengapa sebagian orang bisa menikmati jenis minuman satu ini, sisanya tidak. Simply can’t. Champagne, atau sparkling wine, adalah minuman yang memerlukan pemahaman dalam menikmatinya. It’s a sophisticated, classy beverage that emphasize the experience, when you are sipping, drinking it. Why classy? karena tidak seperti minuman beralkohol lainnya yang diminum dengan cara ‘kasar.’ Maka, champagne harus dinikmati dalam kelembutan tertentu. Not that you become feminine.  Tapi kamu tidak menikmati champagne, seperti pekerja bangunan atau cowboy menikmati bir mereka. It’s juts different. Secara pembawaan.

Berikut, panduan singkat dari kami bagi kalian yang ingin sedikit memberikan sentuhan ‘kelas’ di akhir pekan ini, dengan menikmati champagne.

  • Champagne hadir dengan beragam harga. Untuk dinikmati bersama teman-teman dekat, just for the sake of drinking, not really looking for that over the top taste, selalu ada seleksi dengan harga terjangkau. Di level seratusan ribu rupiah. Ada. Bila kamu mengundang kolega ke rumah atau apartemenmu, and you happen to have limitless resources, coba seleksi champagne dengan harga di atas Rp 10 juta. Seperti seleksi dari Taittinger dari Prancis.
  • Bila kamu akan menikmati champagne bersama teman-teman dekat, no romance detected, suara tutup botol yang cukup keras saat dibuka akan membuat suasana lebih seru. So, you may pop it moderately loud. Tahan tutupnya dengan salah satu tangan, sementara tangan yang lain membuka tutup botol.
  • If you are going to sip the champagne saat berduaan dengan pasangan, tingkat kehati-hatian saat membuka tutup botol harus lebih extra. A mild sound when popping the bottle open akan berdampak romantis. Try it.
  • Dinikmati dengan teman-teman, maupun pasangan, sediakan pairing (atau makanan untuk teman minum) untuk champagne-mu. Kue-kue dengan rasa asam ke manis akan sangat tepat untuk menemani sesi champagne-mu. Atau dengan potongan daging. Walaupun pairing ini tidak wajib bila champagne yang kalian nikmati tidak memiliki kadar alkohol tinggi.
  • Semakin lama sebuah champagne melalui masa penyimpanan, tingkat keasamannya akan semakin berkurang. Champagne yang disimpan selama 8 tahun kemungkinan tidak akan memiliki rasa asam yang jelas lagi, tapi berhati-hati karena sengatan alkoholnya justru semakin dalam. Kamu akan merasakannya perlahan-lahan. You’ve been warned.
  • Champagne yang disimpan cukup lama akan semakin ‘dewasa.’ Palet rasa dan aromanya akan semakin luas. Mungkin kedengarannya pretensius, tapi bila kamu adalah penikmat minuman satu ini, kamu akan bisa merasakan detail, tekstur buih  hingga rasa yang kompleks. Rasa yang kaya bermain-main di dalam mulut.
  • Sebelum menyajikan champagne untuk tamu, pastikan kamu sudah merasakan terlebih dahulu. Sehingga kamu bisa mengira-ngira, pasangan makanan seperti apa yang bisa kamu ikut sertakan.

Kembali lagi ke atas, 5 gelas champagne atau lebih akan membuat mood lebih senang dan ringan. Jangan mengemudikan sendiri mobilmu. Get a cab.