How to Wear : Men’s Bracelet

Gelang telah menjadi aksesori wajib bagi siapapun. Perempuan, laki-laki. Kini siapapun, merasa tangannya kosong jika tidak aksesori satu itu. Bahkan, seseorang bisa diidentifikasikan dengan mudahnya lewat gelang yang mereka pakai.

Meski setiap orang bebas untuk memakai aksesori apapun yang ia inginkan, dan seberapa banyak mereka boleh menggunakannya, di satu titik too much accessories  bukannya bagus, malah membuat kamu tak punya pernyataan pribadi perihal style. Yang beberapa orang juga tidak tahu, sebebas-bebasnya mereka memilih gelang apapun yang ingin mereka pakai, maka memakai gelang sesuka hati, bahkan sampai tak terkendali tidak membuatmu jadi laki-laki yang paham dengan style.

Misalnya, dari sisi estetik, perempuan lebih pantas mengenakan gelang yang begitu banyak jumlahnya. Bukan hanya di satu pergelangan tangan, tapi kedua-duanya. Nothing’s wrong with that. Sama juga seperti aktivis sosial atau anak-anak pantai yang punya kultur bebas tersendiri. Mereka mengenakan gelang yang banyak, di tangan dengan warna kulit terbakar, rambut ikal yang kering karena air laut. Membayangkannya saja sudah tergambar sosok laki-laki yang memang pantas dengan semua penggambaran itu.

As for us?

Tiga jenis gelang bertumpuk di satu tangan, itu adalah batas maksimal laki-laki seperti kamu untuk bisa mengenakannya. Apalagi bila di tangan yang sama, kamu juga mengenakan jam tangan, seperti yang sudah kami ulas sebelumnya, jam tangan sendiri sudah menyerupai gelang – meramaikan tanganmu. Khususnya jam tangan otomatis bersepuh warna emas yang sebenarnya sudah sanggup berdiri sendiri di tanganmu, membuat pernyataan.

Gabungkan beberapa jenis gelang ke dalam satu tumpuk (ingat, batas maksimalnya 3). Gelang dari untaian batu, kayu yang diukir, sampai pilinan kulit atau benang wol. Terlihat variasi material yang membuat presentasinya lebih menarik. Apalagi, bila masing-masing gelang memiliki palet warna dan detail yang unik. Daripada setumpuk gelang dan semuanya terbuat dari material yang sama.

Kamu bisa mengenakan cincin lagi, di tangan yang sudah memiliki tumpukan gelang. Tapi jangan menumpuk gelang-gelang di kedua tanganmu. It’s just too much. Terlebih bila pakaian yang kamu kenakan, ternyata tidak ‘bersinergi’ dengan tumpukan gelang tadi.

Ada yang bilang, laki-laki modern seharusnya tidak lagi mengenakan gelang di tangan. Jam saja sudah cukup. Karena gelang, di jaman dulu, hanya dikenakan orang-orang penting dan termahsyur. Masing-masing gelang mereka memiliki ciri khas tersendiri. Jadi, saat gelang dikenakan oleh laki-laki modern sebenarnya hal itu tidak relevan.

Pendapat kami? Kenakan saja gelang yang kamu mahu. Lalu ingat batasannya, 3 gelang di satu tumpuk. That’s it.